Proses Penyuntingan Berita yang Mendetail dan Terorganisir di INews
Dalam dunia jurnalistik yang kompetitif, proses penyuntingan berita adalah salah satu aspek krusial yang menentukan kualitas akhir dari sebuah program berita. iNews, salah satu outlet media terkemuka di Indonesia, memaparkan berbagai tahapan dan teknik yang mereka gunakan untuk memastikan setiap berita yang ditayangkan memenuhi standar tertinggi. Berikut adalah wawasan mendalam tentang proses penyuntingan berita di iNews berdasarkan hasil wawancara dengan produser dan eksekutif produser mereka.
Review
Materi dan Visual
Jajang Dirajanagara, Eksekutif Produser iNews, menjelaskan bahwa tahap awal dalam penyuntingan berita adalah mereview materi yang ada, terutama visual. "Kita review visual dulu karena visual yang menarik sangat penting. Jika visual yang diperlukan tidak tersedia, kita mencari alternatif lain seperti stock shoot atau grafis untuk memperkuat dan melengkapi berita," ujarnya. Grafis tidak hanya memperjelas informasi tetapi juga dapat menambah dramatisasi dan memberikan kronologis yang lebih mudah dipahami.
Komunikasi
dengan Editor
Penyuntingan di iNews sangat bergantung pada komunikasi yang efektif antara produser dan editor. Produser harus mengkomunikasikan kebutuhan mereka dalam naskah dengan detail, termasuk timestamp yang jelas dan deskripsi visual yang spesifik. "Kami menggunakan verbatim untuk mempercepat kerja produser dan editor. Misalnya, dengan memberikan keterangan seperti 'baju merah, ngerokok', editor tahu untuk memblur bagian tersebut," jelas Jajang.
Efisiensi
Waktu dalam Penyuntingan
Proses penyuntingan harus efisien untuk menghemat waktu. "Kadang kita melihat gambar dan membaca naskah untuk memilih bagian yang terbaik. Namun, ini bisa memakan waktu hingga 20 menit. Oleh karena itu, penggunaan verbatim membantu mempercepat proses ini," kata Jajang. Dengan verbatim, produser dapat menentukan segmen mana yang harus disertakan dalam berita dengan lebih cepat.
Etika
Jurnalistik dan Standar Tinggi
Selain teknis penyuntingan, iNews sangat memperhatikan etika jurnalistik. Yanty Ariyati, Senior Produser iNews, menegaskan pentingnya menjaga kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam setiap berita. "Kami menganalisis data penayangan dan interaksi pengguna untuk memahami tren dan preferensi audiens. Ini membantu kami menyesuaikan konten sesuai kebutuhan publik tanpa mengabaikan etika jurnalistik," jelas Yanty. Setiap berita harus disusun berdasarkan fakta yang akurat dan tidak memihak, serta menjaga privasi individu yang dilaporkan.
Proses
penyuntingan berita di iNews menunjukkan kombinasi antara inovasi teknologi dan
perhatian terhadap detail etika jurnalistik. Dari review visual hingga
komunikasi efektif antara produser dan editor, setiap tahap dalam proses ini
dirancang untuk memastikan berita yang akurat, menarik, dan etis. Dengan sistem
verifikasi yang ketat dan kode etik yang tegas, iNews terus berkomitmen untuk
menyajikan berita berkualitas tinggi kepada masyarakat.

Komentar
Posting Komentar