SPOT NEWS 

FROM ZERO TO HERO ALA BUMI KARDUS

Halaman depan kantor Posyandus (Posyandu Kardus) organisasi Bumi Kardus.

Organisasi Bumi Kardus merupakan sebuah organisasi yang dirintis pada 8 tahun yang lalu. Konsep RnD (research and development) dan learning by doing menjadi pedoman organisasi Bumi Kardus meningkatkan produk dari segi kualitas maupun kuantitas.

Derian selaku anggota Organisasi Bumi Kardus mengatakan bahwa pada mulanya Bumi Kardus mempelajari cara membuat dekorasi dengan mengambil referensi yang bersumber dari media sosial. Hingga pada akhirnya Bumi Kardus mencapai tahap mampu memproduksi dekorasi.

“Kita jadi belajar juga, oh, ternyata bisa bikin kayak gini, bisa bikin kayak gitu, terus yaudah kita coba, eh ternyata bisa. Yaudah kenapa gak kita langsung buat aja gitu,” tutur Derian saat diwawancari pada Selasa, (26/03/2024).

Pria tersebut mengungkapkan bahwa Bumi Kardus senantiasa mengevaluasi kegiatan produksi yang dilakukan. Adanya kesalahan di dalam produksi akan diperbaiki dengan harapan bahwa Bumi Kardus dapat menciptakan produk yang lebih baik di kemudian hari.

“Terus ternyata pas kita lagi proses pemasangan kita ngeliat kayak ada, wah, ini kurang, nih, ternyata ukurannya ada yang lari (tidak sesuai), nanti kita pelajari dari situ, ternyata besoknya kita harus mencari-cari (solusi) gimana kita gak terulang (kembali) yang udah kesalahan itu, gitu, sih,” Jawab Derian.

Derian menjelaskan bahwa Bumi Kardus juga turut mengedukasi kepada masyarakat melalui media sosial bahwa organisasi tersebut mampu memproduksi sesuatu dengan mudah dan memiliki nilai sustainable.

“Jadi misalkan ada orang yang beli jadi dia gak cuma make sekali, tapi kita harus mengedukasi mereka (masyarakat) pake (produk Bumi Kardus) berkali-kali terus,” jelas Derian.

Atas jerih payahnya itu, organisasi tersebut mampu memuaskan hati customer dan memberikan sebuah kepercayaan kepada mereka untuk menggunakan kembali layanan yang ditawarkan oleh Bumi Kardus demi keperluan event.

Reporter: Muhammad Paksi Dwi Shandra Bimantara

Penulis: Muhammad Paksi Dwi Shandra Bimantara

Foto: Muhammad Paksi Dwi Shandra Bimantara

Komentar

Postingan populer dari blog ini