Inews: Dibalik Layar Sekelompok produser dalam Proses Penerbitan

Industri jurnalistik kian memancarkan taring dalam menerbitkan berita-berita terkini, hal tersebut juga berlaku dengan salah satu outlet media terkemuka Inews. Dengan komitmen yang kuat, inews melakukan banyak proses untuk berinovasi dalam mempublikasikan berbagai berita untuk para penggunanya. Melalui kunjungan perusahaan yang dilakukan tim Odia, inews memaparkan wawasan mendalam tentang proses penerbitan berita  dan bagaimana mereka menjaga standar etika jurnalistik yang tinggi.

Dibalik layar inews dalam proses publikasi

Inews telah memanfaatkan teknologi secara maksimal untuk memastikan penyebaran berita yang cepat dan akurat. Dari wawancara dengan tim redaksi, terungkap bahwa inews menggunakan sistem manajemen konten yang memadai, memungkinkan jurnalis untuk mengunggah, mengedit, dan menerbitkan berita dalam hitungan menit. Penggunaan sistem ini tidak hanya mempercepat proses penerbitan, tetapi juga memungkinkan pengelolaan berita yang lebih efektif dan terorganisir. Namun, dibalik hal tersebut masih ada tahapan yang memerlukan resources lebih dari manusia

Bersama Yanti Ariyanti yang merupakan senior produser menjelaskan mengenai prosedur bagaimana riset hingga berita dapat terpublikasi dan hal itu bisa tercipta secepat kilat demi menyajikan berita terkini “Inews memanfaatkan analisis data untuk memahami tren dan preferensi audiens. Dengan menganalisis data penayangan dan interaksi pengguna, kita harus mengidentifikasi topik-topik yang paling diminati dan menyesuaikan konten mereka sesuai kebutuhan publik dan harus cepat tapi tetap memperhatikan detail etika jurnalistik. Hal ini juga yang membantu Inews tetap relevan dan selalu menyediakan berita yang diinginkan oleh pembaca.” ucapnya ketika ditanyakan mengenai sistem proses perilisan berita.

Menjaga kepercayaan publik dengan tetap memperhatikan etika jurnalistik

Bertemu langsung dengan executive producers yaitu kang Jajang Dirajanagara, menceritakan pengalamanya sebagai penanggung jawab dan sebagai sosok dibalik  yang memonitor dari filterisasi artikel berita di Inews atau biasa disebut verbatim. “Saya biasanya akan galak kalau ada artikel yang kecolongan ada kesalahan penulisan atau tanda baca” ucapnya menjelaskan dengan tegas

Selain inovasi teknologi, Inews sangat memperhatikan etika jurnalistik. Mereka memiliki kode etik yang ketat yang harus diikuti oleh semua jurnalis. Kode etik ini mencakup prinsip-prinsip seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Setiap berita harus disusun berdasarkan fakta yang akurat dan tidak memihak, serta menjaga privasi individu yang dilaporkan.

Inews juga menerapkan kebijakan ketat terkait sumber berita. Jurnalis diwajibkan untuk mengutip sumber yang kredibel dan memberikan atribusi yang jelas. Mereka juga diharuskan untuk menghindari plagiarisme dengan memastikan bahwa setiap konten yang dipublikasikan adalah orisinal atau telah memperoleh izin dari pemilik konten. “Kami tentunya tetap memperhatikan etika jurnalistik yang memang juga sudah tercantum dalam undang-undang terkait, dan hal tersebut juga sudah ada tim yang memang bertugas untuk memastikan hal itu tetap terjaga.” sambung mas Jajang selaku pemimpin executive dari produser inews menjelaskan adanya etika jurnalistik yang tetap terjaga di dalam sistem Inews.

Kesimpulan

Kunjungan perusahaan yang dilakukan di gedung Inews. Jakarta Pusat  memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana perusahaan ini menggabungkan inovasi teknologi dengan etika jurnalistik yang tinggi untuk menyediakan berita berkualitas kepada masyarakat. Dengan sistem verifikasi yang ketat, kode etik yang tegas, dan komitmen terhadap pelatihan jurnalis, Inews berhasil menjaga integritas dan kepercayaan dalam industri berita. Untuk menjaga eksistensi, Inews berkomitmen kuat untuk menyajikan berita terpercaya dan terkini dengan beragam proses profesional didalamnya.

Reporter: Muhammad Naufal Zidki (2210411202)

Penulis: Muhammad Naufal Zidki (2210411202)

Foto Pribadi: Dokumentasi Pribadi (Odiaonemedia)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini